Renungan 28 Januari 2018

FOKUSKAN HATIMU

Mungkinkah di dalam rumah ibadah yang suci ada roh jahat yang dapat merasuki seseorang? Seharusnya di tempat suci seperti itu roh jahat takut untuk berkeliaran di sana, apalagi sampai merasuki seseorang.  Namun pada kenyataannya di Kapernaum, saat Yesus sedang mengajar umat di sana,  ada seseorang yang  kerasukan roh jahat.  Ia berbuat onar dalam rumah ibadah  namun Yesus berhasil mengusirnya (Mrk. 1: 25). Banyak umat lainnya yang merasa takjub mendengar pengajaran  Yesus karena Ia mengajar sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat .   Ada daya Ilahi yang terpancar saat Yesus mengajar.  Yesus merupakan gambaran sempurna seorang nabi. Seperti  tertulis dalam Ulangan 18:18,  seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka,  seperti engkau ini; Aku akan menaruh FirmanKu dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadaNya.

Melalui bacaan pertama, kita diingatkan bahwa nyatanya  roh jahat sampai saat ini masih berkeliaran  di mana pun, bahkan di dalam rumah ibadah. Roh jahat meyusup secara halus sehingga kita tidak menyadarinya. Beberapa  contoh pengaruh roh jahat yang sering terjadi di rumah ibadah, misalnya: pencurian  uang kolekte,  penggelapan dana gereja,  pertikaian/konflik/arogansi  antar sesama umat atau bahkan dengan pemimpin umat, dan masih banyak kejahatan lainnya. Akibatnya,  hati  dan pikiran kita tidak fokus pada pekerjaan Allah,  semua yang kita lakukan hanya untuk kepentingan diri kita sendiri saja (1 Kor 7:32-35), bukan mewartakan kabar  gembira bagi sesama..

Sudahkah  kita memfokuskan  hati untuk menerima sabda-Nya sebagai sumber kehidupan kita? Hendaklah  Mazmur tanggapan hari ini : “Singkirkanlah penghalang sabda-Mu, cairkanlah hatiku yang beku, dan bimbinglah kami di jalan-Mu,”  dapat menjadi doa kita bersama, sehingga hati kita selalu tertuju pada-Nya dan penuh iman menjalankannya dengan penuh tanggung jawab, bukan sekedar takjub saja,

-NA-