Renungan Harian Selasa, 06 Januari 2015

Memberi Makan

Pekan Biasa Sesudah Penampakan Tuhan; 1 Yoh 4:7-10; Mzm 72; Mrk 6:34-44
Mukjizat penggandaan roti dan ikan diceriterakan semua Injil. Penginjil Markus memaparkan sikap para murid yang mendesak Yesus agar segera memulangkan orang banyak itu sebelum hari menjadi malam, sehingga mereka dapat membeli makanan di desa-desa tetangga. Kecemasan para murid berkaitan dengan soal makanan.
Sebaliknya, Yesus justru meminta mereka memberi orang-orang itu makan. Tampak bahwa para murid tidak berdaya melakukan sesuatu, “Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?” Dua ratus dinar adalah upah kerja dua ratus hari bagi seorang pekerja (bdk. Mat 20:10). Jumlah sebesar itu pun tidak cukup untuk memberi makan sekian banyak orang.
Kisah ini menunjukkan bahwa para murid belum mengenal Yesus. Mereka heran dan merasa aneh, ketika Yesus meminta mereka memberi makan orang banyak itu. Sikap negatif para murid menggambarkan pengertian dan iman mereka masih lemah. Mereka belum melihat Yesus sebagai sumber yang memberi hidup. Yesus berbelas kasih terhadap orang banyak yang haus dan lapar. Mereka telah dipuaskan dengan sabda-Nya dan kini, Ia ingin mengenyangkan mereka dengan makanan jasmani.
Di sekitar kita masih ada banyak lapar, sakit, dan menganggur. Seperti para murid, Yesus juga meminta kepada kita; “Cobalah periksa!” dompet-dompet dan gudang simpananmu; masih adakah sesuatu yang dapat diberikan ke pada saudara- saudari yang sangat membutuhkan?
Sr Grasiana PRR
sumber : hidupkatolik.com

Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>